Polling

Menurut anda Tampilan Web site ini Bagaimana ?


Hasil

Statistik Pengunjung


Pengunjung Hari ini : 64
Pengunjung Bulan ini : 154
Total Pengunjung : 1073

Begini cara pemerintah Desa Penyaguan menghadapi ancaman kekeringan di kawasan pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur

Tanggal : 12 Jun 2018 00:00 Wib



Keterangan Foto : Penyerahan Tandon Air Kepada Masyrakat desa Penyaguan

Masyrakat Persisir Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimatan Tengah Mendapakan Tandon Air 1200 Liter. Untuk mengantisipasi kekeringan air tawar pada musim kemarau sehingga tidak ada Lagi kesulitan mendapatkan Tawar atau air bersih.


"Kami berharap tandon air itu digunakan untuk penampungan air bersih dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih saat kemarau nanti. Masyarakat diminta merawatnya dan menjaganya dengan sebaik-baiknya," kata Camat Pulau Hanaut, H Eddy Mashami di Desa Penyaguan, Selasa.

Kecamatan Pulau Hanaut merupakan satu dari dua kecamatan yang belum terhubung jalan darat dengan pusat Kota Sampit. Kecamatan ini berada di kawasan seberang, dipisahkan oleh Sungai Mentaya yang lebarnya sekitar 800 meter.

Kecamatan ini juga merupakan kecamatan paling ujung di kawasan Selatan dan posisinya menghadap ke Laut Jawa. Untuk mencapai kecamatan ini, dibutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan darat dari pusat Kota Sampit, kemudian menyeberang sungai karena lokasinya di kawasan seberang.

Saat kemarau, masyarakat di Kecamatan Pulau Hanaut sering dilanda kesulitan air bersih. Penyebabnya adalah karena air sumur menjadi kering, sementara air sungai mentaya berasa asin akibat intrusi air laut masuk sungai mentaya.

Sebelum tiba musim kemarau, masyarakat disarankan menyimpan cadangan air bersih menggunakan tandon tersebut, khususnya untuk keperluan konsumsi. Sehingga ketika kekeringan terjadi, masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi karena masih ada cadangan air yang disimpan dalam tandon.

Akhir pekan lalu, Eddy memimpin penyerahan bantuan sebanyak 90 buah tandon air berkapasitas 1200 liter kepada masyarakat Desa Penyaguan. Bantuan ini merupakan tahap pertama,  pencairan dari dana desa sebesar 20 % sedangkan tahap kedua nanti akan kembali disalurkan sebanyak 60 buah tandon air.

Rincian bantuan tandon air tahap pertama diserahkan kepada Masyrakat Desa Penyaguan

RT 01 RW 01 sebanyak 28 penerima,

RT 02 RW 01 sebanyak 14 penerima,

RT 03 RW 01 sebanyak 13 penerima,

RT 04 RW 02 sebanyak 8 penerima,

RT 05 RW 02 sebanyak 9 penerima dan

RT 06 RW 02 sebanyak 18 penerima.

"Bantuan ini bersumber dari anggaran dana desa tahun anggaran 2018. Masyarakat penerima bantuan diminta tidak memperjualbelikan, dialihtangankan atau di alih tempatkan ke Desa lain dan lainnya. Tandon air itu harus dirawat," kata Eddy didampingi Kepala Desa Penyaguan, Abdul Nasir.

Eddy juga mengimbau khususnya masyarakat Desa Penyagun mewaspadai kebakaran hutan dan lahan, apalagi saat ini sudah tujuh hari hujan tidak mengguyur kecamatan tersebut. Kewaspadaan harus ditingkatkan karena selama ini Kecamatan Pulau Hanaut termasuk wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

 

Kegiatan Desa Lainnya

Berita Acara Pemilihan Anggota BPD

Tanggal : 24 May 2018 17:58 Wib

Berita Acara Pemilihan Anggota BPD Desa Penyaguan

Kegiatan Gotong Royong Di Wilayah Desa Penyaguan

Tanggal : 20 Aug 2017 11:27 Wib

Kegiatan Gotong Royong Di Desa Penyaguan

KEGIATAN HUT RI KE 72 DESA PENYAGUAN

Tanggal : 20 Aug 2017 11:21 Wib

LOMBA HUT RI KE 72 TAHUN